Bingo !! Akhirnya gw menemukan cara untuk melakukan customisasi numeric value pada komponen Chart dari DevExpress 9.2.4. Sebenarnya pertanyaan ini muncul di otak gw sejak 1 minggu yang lalu (11 Januari 2010) ketika proses kelayakan sidang skripsi. Si dosen minta supaya chartnya bisa “enak dilihat”. Maksudnya ketika value chartnya mencapai 1T, maka yang dicetak pada chart hanya 1T, bukanlah 1000000000000 seperti kebanyakan yang sering terjadi. Dan permasalahan inilah yang selama akhir-akhir ini membuat otak gw oon dadakan.

Lantas, karena gw orangnya penasaran sama yang berbau ilmu, setelah eksperimen beberapa jam pada Senin, 18 Januari 2010, akhirnya gw menemukan caranya. Code dapat di download di sini (format txt dengan bahasa VB.net 2008)

Berikut adalah hasil screenshot nya. Click each on them to enlarge.

Event yang dipakai adalah CustomDrawSeriesPoint milik komponen Chart nya.

Jika ada yang lebih mudah, silahkan di share. Semoga membantu.

Lagi-lagi selamat kepada Zeddy dan Tim nya – Armanovous, yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia, terlebih di bidang IT. Bagaimana tidak, software canggih yang menggunakan Latest Technology dari Microsoft, selalu dibuat di luar negeri. Itu sebabnya – salah satunya – kita selalu tertinggal dalam hal development dan inovasi di bidang IT.

Namun, kali ini angin segar dibawakan oleh Zeddy dari komunitas .NET Developer di Indonesia, http://geeks.netindonesia.net, ia berhasil menggunakan salah satu teknologi mutakhir dari produk Microsoft, produk yang merupakan rival bagi Adobe Corporation dengan Flash nya, yang dikenal dengan nama SilverLight. Versi terakhir dari SilverLight adalah versi 2.0.

Lantas, apa itu SilverLight? SilverLight adalah sebuah tool berbasis web yang digunakan untuk menyajikan User Interface yang menarik dan kaya akan konten. Bagi kalangan programmer ataupun developer, SilverLight adalah tools, namun bisa juga disebut sebagai Add-On bagi kalangan awam. Kenapa disebut dengan Add-On? Karena bila kita ingin mengakses sebuah website yang menggunakan SilverLight, maka kita harus terlebih dahulu menginstal SilverLight tersebut ke dalam komputer kita. Jika anda sudah kenal dengan YouTube, maka tahukah anda sebenarnya player pada YouTube tidak akan dapat anda lihat jika browser anda belum memiliki Add-On dari Adobe Corporation yaitu Flash Player? Konsep yang sama juga terjadi dengan SilverLight. Maka dari itu, alangkah baiknya pada halaman Home sebuah website, web master memberikan informasi bahwa situs tersebut menggunakan teknologi SilverLight. Oleh sebab itu, pengguna harus terlebih dahulu mend-download dan menginstal nya ke komputer mereka.

Cara instal SilverLight sendiri cukup mudah. Setelah anda download, klik aja 2 kali untuk mengeksekusi programnya. Setelah selesai, maka browser yang telah didukung SilverLight (saat ini IE) secara otomatis akan mampu untuk menampilkan kecanggihan yang dimiliki oleh situs yang menggunakan SilverLight.

Okay, sebagai salah satu gambaran apa itu SilverLight, silahkan simak situs berikut, http://epaper.kompas.com. Halaman utama belum menggunakan SilverLight. Namun, silahkan login terlebih dahulu untuk masuk ke halaman yang menggunakan teknologi SilverLight. Jangan kuatir, saya telah menyiapkan email untuk anda. Masukkan my_sampah86@yahoo.com untuk alamat emailnya. Dan bauBAU!@# untuk password nya. Silahkan melihat kecanggihan yang ditawarkan SilverLight kepada anda pada umumnya, dan developer web pada khususnya.

Posted by: sky73rx7 | June 29, 2009

e-Banking Masih Rawan

Walaupun ada yang namanya Key BCA atau token key dan otentikasi lainnya, e-Banking masih terbilang rawan. Apalagi user awareness kita masih kurang. Kesadaran para webmaster pun terbilang lamban. BCA saja baru memperbaiki bug nya 2 tahun setelah kasus yang ada.

Ada yang namanya serangan MITM (Man In The Middle). Jika sudah diserang seperti ini, katakan selamat tinggal dengan uang anda. Serangan ini memanfaatkan issue mengenai Certificate Authority atau CA pada browser. Pertama attacker akan memaksakan atau me-reroute komunikasi yang digunakan oleh client (anda) ke server (banking) menjadi ke arahnya. Informasi dari server terlebih dahulu di capture oleh attacker dan kemudian diteruskan ke anda. Begitu juga dengan informasi dari anda ke server, terlebih dahulu disaring oleh attacker kemudian di teruskan ke server.

Masih bingung? Sama.

Begini, anggap anda akan chatting ke teman anda si Botak. Anda, si kurus, pertama kali melakukan kontak ke Botak. Anda mengatakan “hallo botak. Kapan cukur rambut?” kepada si Botak. Namun, di antara anda, ternyata ada si C yang telah memantau komunikasi anda sehari sebelumnya. Karena anda tidak memiliki otentikasi terhadap Botak dan begitu juga sebaliknya, maka si C dengan leluasa “mengendalikan” percakapan anda. Si Botak tidak akan pernah tau bahwa anda lah yang sedang berbicara dengan nya. Begitu juga dengan anda.

Berikut adalah contoh dari Buku Network Security yang saya baca.

MITM attack adalah serangan dimana attacker berada di tengah bebas mendengarkan dan mengubah percakapan antara dua pihak. Jadi dengan serangan MITM ini attacker tidak hanya pasif mendengarkan, tetapi juga aktif mengubah komunikasi yang terjadi. Sebagai contoh, pada percakapan antara Alice dan Bob, Charlie menjadi pihak yang ditengah melakukan MITM attack. Charlie tidak hanya bisa mendengarkan percakapan itu, namun juga bisa mengubah percakapannya. Ketika Alice berkata “Besok makan siang jam 11, Charlie bisa mengubahnya menjadi “Besok makan siang dibatalkan” sehingga Bob mengira makan siang dengan Alice tidak jadi.

Sama dengan kasus eBanking MITM ini. Ketika anda login ke server, apakah anda yakin bahwa server yang asli yang akan menghandle login anda? Oh iya, perhatikan saja address bar nya, yaitu https. Pinter, lalu apakah anda menuliskan manual https nya di address bar? Misalkan anda login ke eBanking Mandiri yang beralamatkan https://ib.bankmandiri.co.id/retail/Login.do?action=form&lang=in_ID. Apa anda menuliskan https nya secara manual? Pasti tentunya kebanyakan TIDAK. Cara umum yang sering digunakan yaitu masuk terlebih dahulu ke halaman Home, kemudian klik Login.

Berikut adalah uji coba yang dilakukan oleh Rizki Wicaksono pada alamat http://www.ilmuhacking.com/web-security/hacking-mandiri-internet-banking-dengan-session-fixation/ .

Apa yang harus anda lakukan sebagai end user? Simak nasehat berikut baik2 sebelum anda menjadi korban.

  1. SELALU mengetikkan HTTPS pada address bar browser untuk mengakses situs yang sensitif. Jangan malas! Atau gunakan fasilitas BookMark pada browser. Bookmark lah HALAMAN LOGIN nya, jangan halaman HOME. Pastikan halaman login nya menggunakan protokol HTTPS (HTTP Over SSL)
  2. SELALU bersihkan history dan cookies anda setelah selesai browsing. JANGAN MALAS. Caranya yaitu pada IE, klik Tools >> Internet Options. Klik tombol Delete pada segmen Browsing History. Delete semua nya. Gunakan fasilitas Delete browsing history on exit jika anda menggunakan IE 8. Fitur ini cukup membantu untuk menghapus history dan cookies secara otomatis ketika anda menutup browser.
  3. Perhatikan Address Bar nya. Selalu lah curiga jika terdapat banyak sekali karakter dan parameter aneh.
  4. Jika bisa, jangan membuka akun eBanking anda di warnet.
  5. Gunakan browser yang aman yang telah mendukung teknologi Flag HTTPOnly. Yaitu mulai dari IE 6 hingga IE yang terbaru, IE 8. Mungkin yang lain sudah ada (menurut informasi yang saya dengar, browser lain tidak terlalu memikirkan hal ini), namun saya lebih prefer IE 8 ini J
  6. HATI-HATI dengan peringatan Certificate yang invalid. Kebanyakan pengguna awam selalu mengklik OK dan Next tanpa peduli apa yang telah dilakukannya. Browser yang pintar akan mampu mendeteksi pemalsuan sertifikat ini (termasuk ketika terjadi MITM di mana orang ketiga tidak akan tahu menahu dengan certificate yang digunakan antara komunikasinya.). Jika User mengklik OK, yah, siapa yang harus disalahkan? Browser sudah galak2 ngasi warning tapi anda masih tetap klik OK. Artinya anda mengundang orang ke tiga tersebut untuk masuk ke dalam session transaksi internet anda.

Sekian.

Posted by: sky73rx7 | June 10, 2009

CD-R Tipe SkyLab Gak Compatible di Vista

Nyeseg dah. Gw beli CD-R 100 biji dengan tipe SkyLab tapi gak bisa di burn di Windows Vista. Sompret dah ah… Selalu error burn pke CD itu. Mau pke Nero, Roxio, mpe fitur Burning default Vista nya pun kgk bisa menyelesaikan tugas2 burn nya. Zzzzz…

So, tiati kawan dalam membeli CD-R (dan tak tertutup kemungkinan DVD R/RW juga). Silahkan tanya ke penjualnya mengenai kompatibilitasnya jika di burning di Windows Vista.

NB: msh belum yakin sih gw entah karena beda OS atau bukan. CD-R ini di burn di CD Writer merk Lite-On (mesin XP) berjalan dengan sukses. Pas gw burn di laptop dengan Writer nya merk Toshiba DVDW/HD (mesin Vista), gagal semua tuh. Selalu error message nya lebih kurang “could not perform end track”.

Posted by: sky73rx7 | May 17, 2009

BARCODE POISONING OR CASH REGISTER FAILURE??

Kenapa tulisan judulnya gw mark dengan huruf gede? Karena ini masalah serius yang pernah gw temui ndiri di tempat-tempat cash register di seluruh pusat perbelanjaan modern di Jakarta (karena gw tes nya di daerah Jakarta)

Lokasi testpen sendiri gw lakukan di salah satu Carrefour di Jakarta Selatan. Tentunya kurang lebih 2 bulan sebelumnya gw udah lakukan pengujian trial n error terhadap sistem kerja barcode dan barcode reader nya. Apakah bisa bermodalkan informasi yang telah didapatkan kita bisa mengubah harga barang dari database berdasarkan nomor barcode nya? Well, sebagai hasilnya silahkan lihat gambar-gambar berikut:

Gambar-gambar tersebut langsung gw jepret begitu berhasil mendapatkan “kembalian tak sah” sebesar 9800 dari Carrefour. Semestinya gw cuma dapetin kembalian sebesar 200 perak lho… Hehehe.. So, can you make a conclusion with those stuffs up there? Atau, semua cash register di dunia ini memiliki bug “anak SD” ? Hehehehehe…

Do not ever ask me how. Because this is a serius problem n could be a massive criminal attack if you ask.

Posted by: sky73rx7 | March 14, 2009

Office 2007 – Blogging Easier Than Ever

Pada jaman es dulu, yang namanya bikin blog tuh susah amat bin repot. Si Hahu (pemeran utama kita dari jaman dinosaurus) harus terlebih dahulu dating ke tempat ritual (baca: website) untuk login dan kemudian menulis ide-ide nya tentang kepunahan dirinya sendiri di suatu masa nanti. Setelah itu, baru lah ide-ide nya dapat dibaca oleh semua orang.

Sekarang, dengan hadirnya Microsoft Office 2007 – dan tentunya si Hahu telah punah, urusan posting blog udah gampang banget. Yang penting kita harus punya terlebih dahulu 1 akun pada layanan-layanan blog, baik yang gratis ataupun yang berbayar.

Setelah proses registrasi selesai, maka untuk memposting sebuah artikel tidak harus di websitenya lagi. Cukup gunakan Microsoft Word 2007. Berikut adalah penjelasannya.

1. Buka program Word nya.
2. Pada tombol Office Button di pojok kiri atas, klik tombolnya dan pilih New. Pilih Blog.

3. Kemudian, jika anda belum pernah sama sekali mendaftarkan akun blog anda di Ms Word 2007 ini, maka otomatis akan ada popup untuk mendaftarkan akun blog anda. Karena saya sudah pernah mendaftarkan akun blog saya, maka klik tombol Manage Accounts.

4. Tekan tombol New. Maka akan keluar window yang berisikan layanan-layanan blog yang dapat anda gunakan. Saya sendiri telah mendaftarkan layanan Blogger. Dan untuk contoh kali ini, kita pilih WordPress.

5. Masing-masing layanan memiliki konfigurasi yang berbeda-beda. Untuk layanan Blogger, kita cukup memasukkan Username dan Password kita. Sedangkan untuk WordPress, ada tambahan untuk memasukkan link (URL) atau alamat blog kita di wordpress.

6. Setelah URL kita masukkan dengan benar dan Username beserta Password telah ditulis dengan benar, maka klik tombol OK.
7. Jika proses registrasi berhasil, maka akan muncul mantra seperti di bawah ini:

Mini F.A.Q

Q: Saya mendapatkan pesan error ketika registrasi
A: Sama, saya juga sering mendapatkannya..hahaha. Coba cek lagi Username dan Passwordnya. Dan pastikan ada koneksi internet yang aktif.

Q: Layanan blog apa saja yang dapat saya gunakan?
A: Coba klik link “Help me fill out this session”

Q: Pada wordpress, ada tulisan xmlrpc.php. Bolehkah ini saya hapus?
A: Tidak. Walopun alamat blog anda tidak ada xmlrpc.php nya, namun xmlrpc.php tersebut adalah file program yang digunakan untuk memposting artikel anda. Ingat, masing-masing layanan blog memiliki konfigurasi yang berbeda-beda.

Q: Bagaimana caranya untuk memposting artikel saya sebagai draft?
A: Klik tombol panah bawah Publish. Pilih Publish as Draft.

N.B
Untuk pengguna Blogger, terdapat permasalahan untuk memilih kategori artikel. Tombol Insert Category nya tidak dapat diakses. Sedangkan untuk WordPress, tombol tersebut dapat diakses.

Posted by: sky73rx7 | January 2, 2009

Protected: Attack Israel…

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Posted by: sky73rx7 | December 31, 2008

Spreading Nita Worm

Beberapa hari yang lalu saya di minta oleh teman saya yang bernama Asenk dengan sebutan Polisi Hindia, untuk membasmi virus yang ada di laptop nya. Laptopnya mantep abis coi. Kalo gak bisa dinyalain dengan cara normal, tuh laptop harus dibalikin dulu (bener2 180 derajat) n tempat hardisk nya mesti diurut2 gitu. Huakaakka… (ya ini saatnya kalian menunjukkan senyum monyet kalian :D )

Setelah uji forensik sekian lama, ternyata nama virus/worm nya adalah Nita. Saya belum sempat telaah lebih lanjut si Nita ini termasuk virus atau worm karena gak sempat uji menggunakan jaringan. Kalo cuma nyebar via FlashDisk, brarti teknologi Worm nya gak ada. Alias si Nita ini cuma virus… Sekali lagi, belum saya selidiki lebih lanjut :D

Okay, kali ini saya tidak bermaksud menulis tutorial bagaimana menangani virus ini tanpa menggunakan antivirus, melainkan hanya ingin menyebarkannya saja :D . Tenang! Tenang! Virus ini sudah jinak. Kalo mau uji coba (saya sarankan di komputer sendiri) tinggal rename aja file nya menjadi abc.exe . Pokoknya terserah deh ganti nama jadi apa (aslinya new folder.exe). Yang penting hilangkan ekstensi .jinak nya.

Oiah, beberapa vendor antivirus ternyata ada yang belum bisa mendeteksi virus ini loh :) . Tapi klo antivirus anda sudah mampu mendeteksinya, maka bisa2 langsung dihapus tuh begitu anda rename file nya….

Okay…here’s the link http://www.wikifortio.com/164551/Nita_Worm.exe.zip (batas download 90 hari terhitung sejak 31-12-2008)

Posted by: sky73rx7 | April 24, 2008

Dialog RS Mengenai UUITE

Hmm, silahkan simak Wawancara UUITE berikut dari radio ElShinta dengan bung RS (baca: Raja Setan). Pernyataan si RS ini sungguh-sungguh di luar otak. Mendiskreditkan para hacker dan blogger.

Cuma sekedar sharing ajah…n_n. File asli dapat ditemukan di virologi.info

Posted by: sky73rx7 | April 6, 2008

Menjebol Lagu Pada Flash Player di Vox.com

Sepertinya gak juga seh klo dibilang “menjebol”. Lebih baik gunakan kata “mencuri”. Hehehe. Posting ini masih menceritakan bagaimana caranya mencuri lagu yang diputar melalui media flash player pada kebanyakan website. Dan korban kali ini telah mengaku bahwa nama aslinya adalah vox.com, sebuah situs tempat berkumpulnya blogger² yang menggunakan blog service dari vox.com.

Situs ini beralamatkan di…cari aja ndiri. Googling laah.. Sebelumnya, saya sendiri lagi ingin mencari sebuah lagu dari Muse pada album BH & R nya. Gosipnya seh ada bonus lagu dengan judul Glorious. Yodah, tanpa tunggu komando, langsung searching via paman Gogol (baca: Google) menggunakan teknik google hack.

1. Buka Google
2. Gunakan teknik Google Hack (tidak akan saya bahas kembali pada posting ini karena pernah saya bahas sebelumnya pada posting sebelumnya).
3. Setelah itu, pilih link yang kira-kira “bersahabat” supaya boleh dicuri lagunya. Pilihan jatuh kepada vox.com dengan sub-site lexcorpninja. Simak gambar berikut.
Vox.com

Wew….lagi-lagi dihadapkan dengan flash player. Pada posting yang terdahulu (situs korban ada di listen77.com), terdapat variabel soundpath pada player nya. Namun, bagaimana dengan player yang satu ini? Nyampe botak juga gak bakal ketemu tuh variabelnya. So? Give up?

No!! View the source, man! Kenapa harus lihat source nya? Pertama², server tentunya tidak ingin memiliki beban yang berlebihan ketika lagu diputar pada browser client. Maka dari itu, akan muncul alasan kedua yaitu local cache. Pada saat lagu yang diputar telah habis (selesai), ketika ingin diputar lagi, apakah komputer client harus me-request kembali lagu tersebut ke server? Tentu tidak! Karena sebenernya lagu tersebut telah tersimpan dengan indah dan rapih di komputer kita sendiri. Loh kok??? Gak percaya? Silahkan buktikan sendiri. Coba dengarkan lagunya sampai selesai setelah itu putar kembali. Perhatikan icon internetnya.. Apakah busy??

Oi, di mana tuh file lagu nya????? Ada, tapi dalam keadaan ter-enkripsi. Apa itu enkripsi? Berhubung topik kali ini tidak membahas itu, jadi terima saja pernyataan bahwa file tersebut memang telah di-download oleh komputer tanpa sepengetahuan kita.

Kembali ke persoalan, bagaimana caranya mencuri lagu pada player tersebut? Lihat kembali halaman source nya. Klik kanan pada browser dan pilih View Source. Kemudian tekan Ctrl+F dan cari embed src. . . . . . . . . . . . Toenk!!! Adakah?? Wew…tidak ada!! Lantas? Huhh… Situs ini bener-bener merepotkan maling lagu yang malas seperti saya.

Semangat hacker!! Pantang menyerah!! Kali ini cari dengan cara licik. Klik kanan area gambar speaker nya dan pilih Properties. Catat dengan pulpen lokasi address nya. Kemudian kembali ke source nya dan cari berdasarkan data yang sudah dicatat pake pulpen tadi. Dan kali ini pastikan mendarat dengan sempurna di (lihat gambar).
Source Code Flash Player

Hmmm, cukup pintar juga programmer web nya. Dia seolah-olah menipu pengguna bahwa gambar speaker tersebut adalah komponen player. Padahal tidak sama sekali. Komponen player nya ternyata cuma berdimensi 502 x 17 pixel. Trik yang bagus tapi ternyata masih lebih licik otak saya. Huhahahhaaha… Okay, mari kita liat script yang dipakai programmer tersebut.

<textarea class=”embed-code”><div><img src=”http://a7.vox.com/6a00c2251e73cff21900c2252c2867604a-500pi” alt=”Muse – Glorious (BH&R B-Side)” /></div> <object width=”502″ height=”17″> <param name=”movie” value=”http://aka-static.vox.com/.shared:v42.4:vox:id_id/flash/MusicPlayer.swf” /> <param name=”quality” value=”high” /> <param name=”wmode” value=”transparent” /> <param name=”allowscriptaccess” value=”never” /> <param name=”flashvars” value=”mediaURL=http://a7.vox.com/6a00c2251e73cff21900c2252c2867604a-mp3&mediaWidth=500&autostart=true” /> <embed type=”application/x-shockwave-flash” width=”502″ height=”17″ src=”http://aka-static.vox.com/.shared:v42.4:vox:id_id/flash/MusicPlayer.swf” quality=”high” wmode=”transparent” allowscriptaccess=”never” flashvars=”mediaURL=http://a7.vox.com/6a00c2251e73cff21900c2252c2867604a-mp3&mediaWidth=500&autostart=true” /> </object><br />

Tulisan yang saya mark dengan warna hitam tebal adalah lokasi gambar speaker. Sedangkan yang berwarna merah,,,,hmmm. Ini dia nih yang patut dicurigai. Okay, let’s crack out this stuff… Silahkan catat pake pulpen tulisan yang berwarna merah dan tulis ulang ke address bar browser kalian. Setelah tombol Enter di tekan… Bim Ba Lasim… JRENG JRENG…
File Download

Akhirnya trik si programmer web kalah juga dengan otak si pencuri maling (hee??) seperti sayahh…. Huehuehue…

Older Posts »

Categories