Sebelum membaca secara tuntas artikel ini, pastikan Anda telah membaca artikel yang sama pada http://sky73rx3.blogspot.com/2008/01/break-limewire-with-google.html. Pada artikel yang ini, saya akan mengupasnya dari sisi learning.
Dalam video yang telah Anda saksikan, kita menggunakan Google untuk mencari file yang lebih spesifik. Namun, tentunya, dengan keadaan yang berbeda. Di sini kita membicarakan Google Hack. Ya, search engine terkemuka seantero planet saya ini memang sangat powerful. Selain untuk mencari data-data Anda ketika Anda menghadap bagian HRD (ya, dewasa ini, data-data mengenai Anda akan dicari di internet ketika Anda melamar kerja. Maka itu, mulai dari sekarang tanamkan image dan citra Anda yang baik-baik dari sekarang ), Google juga dapat digunakan untuk mencari file-file yang keberadaannya dianggap “rahasia”.
Berikut adalah level dasar untuk menggunakan Google sebagai mesin pencari yang handal (atau juga bisa digunakan untuk membunuh Anda )
Google tidak “case sensitive”.
Keyword: babon = BABON = bABoN
Akan menghasilkan hal yang sama
AND: Secara Default Google menggunakan keyword AND.
Keyword: menjadi Sylar sama aja dengan menjadi AND Sylar
Hasilnya pencarian akan mengandung kata “menjadi” dan “Sylar”. Contohnya: “menjadi bencong”, “dia menjadi”, “tokoh Sylar”, “Sylar itu”, dlsb.
OR: Digunakan untuk menemukan halaman yang setidaknya berisi salah satu dari keyword. Note: OR dituliskan dengan huruf besar semua.
Keyword: hacker OR cracker
Hasilnya pencarian akan mengandung kata “hacker” ATAU “cracker”
+: Google akan mengabaikan pencarian dengan kata-kata UMUM seperti “how” dan “where”.
Jika kata-kata umum ini begitu penting, anda bisa menambahkan “+” di depan keyword tersebut.
Keyword: hacker how Kata “how” akan diabaikan.
Keyword: hacker +how Kata “how” akan diikutsertakan
-: Tanda minus “-” bisa digunakan untuk mengecualikan kata-kata tertentu dalam pencarian.
Misal kita ingin mencari kata “keset” namun tanpa ada “kaki” nya.
Keyword: keset -kaki
Hasilnya pencarian akan mengandung kata “keset” tanpa “kaki”. Coba bandingkan dengan operator + (keyword: keset +kaki)
*: Google tidak mendukung pencarian * sebagai pengganti huruf.
Misalkan kita ingin mencari suatu kata yang memiliki kata depan menja*. Google tidak mencari kata “menjamu”, “menjadi”, “menjalar”, dll. Google akan menghasilkan pencarian hanya yang mengandung kata “menja”.
Tetapi google mendukung penggunaan * dalam pencarian kalimat.
Keyword: “menjadi * hacker”
Hasilnya pencarian dapat menghasilkan “menjadi seorang hacker“, “menjadi white hacker“, dll.
“”: Dapat digunakan untuk mencari kata yg lengkap.
Keyword: “menjadi hacker”.
Hasilnya pencarian akan mengandung kata “menjadi hacker”
?: Dapat digunakan untuk mencari direktori Google.
Keyword: ?intitle:index.of? mp4
Pusing? Jangan dulu yaak. Berikut adalah operator-operator spesial yang dapat digunakan untuk memperinci pencarian.
*) intext
*) intitle
*) allintitle
*) inurl
*) allinurl
*) site
*) cache
*) define
*) filetype
*) link
*) related
*) phonebook
Penggunaannya pun tidak harus monoton (satu-satu gitu). Bisa digabung kok.
Misalnya echy intitle:friendster * +heroes. Artinya, Google akan mencari semua halaman web yang memiliki data/isi (bukan URL) mengenai echy dan di dalam data tersebut terdapat tulisan heroes dan memiliki judul friendster.
Kembali ke bahasan utama, yaitu penggunaan operator intitle, – (minus), ” ” (double quote), dan titik ( . )
Keyword: intitle:”index.of” (mp3|mp4|avi|mpeg4|bmp|png) Aku.Cinta.Jakarta –html –htm –cfm –php –asp –aspx –jsp –cfArti dari keyword tersebut yaitu:
1) Google akan mencari dengan mode intitle
2) Kemudian pencarian dilakukan dengan terlebih dahulu memfilter berdasarkan index suatu website.
3) Kemudian, proses filter berikutnya adalah jenis file yang ingin dicari. Baik itu mp3, mp4, dlsb.
4) Kemudian, proses filter berikutnya yaitu pencarian data. Di sini saya mencari lagu Aku Cinta Jakarta. Dan supaya Google tidak memisah kata tersebut, maka kita gunakan tanda titik. Sehingga Google akan benar-benar melakukan pencarian “Aku Cinta Jakarta”. Jika tanpa tanda titik, maka pencarian akan lebih luas. Google akan mencari lagu yang memiliki nama file “Aku”, “Cinta”, dan “Jakarta”.
5) Proses filter berikutnya yaitu kita menyuruh agar Google membuang hasil query (pencarian) nya yang memiliki informasi berupa html, htm, php, asp (Active Server Pages), jsp (Java Server Pages), cf (cold fusion), dlsb.Well, selesai sudah. Yang jadi pertanyaan berikutnya adalah…”apa jadinya jika yang dicari adalah file database (mdb, mdf) perusahaan? Tentunya ada data-data finansial bukan?”
Yah, itu sehh terserah Anda. Saya tidak mengajarkan Anda untuk menjadi maling rendahan pada artikel ini. Saya juga tidak mengajak Anda untuk melakukan hal yang merusak image ataupun citra orang lain pada artikel ini. Semua yang Anda terima pada artikel ini adalah murni berupa ilmu pengetahuan saja. Dan saya sebagai penulis tidak bertanggung jawab atas dampak atau efek samping yang ditimbulkan dari artikel ini. Use your own risk!
Hacking, bukan sekedar teori.
-sky73rx3 a.k.a sky73rx7-